






KBB, BBO Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bandung Barat (KBB) Lalai dalam penanganan penyimpanan arsip dokumen penting, tindakan kelalaian ini menyebabkan salah satu Desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terbengkalai dalam pengerjaan perbaikan dan peningkatan jalan desa. Kampung Barunagri Desa Sukajaya Kecamatan Lembang salah satunya, sampai saat ini belum ada realisasinya. Pasalnya saat tim BBO meminta keterangan tentang keberadaan proposal tersebut ke Dinas terkait tidak dapat memberikan jawaban alias hilang. Selama 6 bulan lamanya keberadaan arsip tersebut raib dan tidak diketahui. Tepatnya 2 Maret 2010 proposal tersebut terdaftar ke Dinas PU. Dan selama itu pula tidak mendapatkan perhatian. Akibat terbengkalai tersebut pengerjaannya menjadi molor. Kepala Seksi Perencanaan Dinas Bina Marga Ir. Amir Martazuli mengatakan, arsip tersebut sedang dalam pencarian karena tercecer. “Saya juga bingung entah kemana proposal tersebut, kemungkinan tercecer karena waktu itu dalam posisi adanya penggantian Kepala Bidang Bina Marga, tapi entahlah nanti saya cari,” kata Kepala Seksi Perencanaan Bina Marga Ir. Amir Martazuli. Amir menambahkan, dengan kejadian ini menjadi catatan tersendiri, dan kedepannya Amir pun berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini. “Tetapi proposal Kampung Barunagri tersebut sudah saya agendakan di tahun 2010, kemungkinan akan dimasukan kedalam APBD tahun 2010, kita lihat saja nanti, ini jadi PR buat saya,” tegas Amir. Sementara itu Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Ir. Giat Sugiawan saat dihubungi lewat telepon seluler menjelaskan, perihal permasalahan ini sedang ditangani dan di evaluasi, dan dimasukan kedalam perencanaan sesuai APBD. “Nanti disesuaikan dana nya karena kita menitikberatkan pada hasil Musrembang kemarin,” kata Giat. Diwaktu yang sama tim BBO mendatangi Kepala Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Asep Cahya Wijaya, BE. dikantornya, Kades mengungkapkan kekecewaannya atas hilangnya proposal yang dia buatnya tahun lalu, padahal Asep berharap dengan proposal tersebut jalan kampung Barunagri dapat menikmati akses jalan yang rata dan masyarakat pun tidak akan terhambat lagi dalam aktifitasnya sehari hari. "Jalan Kampung Barunagri memang yang paling berat kerusakannya, saya harapkan bisa secepatnya di perbaiki, dan atas janji pak Bupati saat peresmian pesantren, beliau menjanjikan kepada warga jalan ini akan di perbaiki" ungkap Kades. Warga pun berharap perbaikan dan peningkatan jalan Desa Kampung Barunagri dapat secepatnya di perbaiki, karena di musim penghujan seperti saat ini, banyak di antaranya kendaraan roda empat atau sepeda motor yang tergelincir akibat struktur jalan yang bergelombang dengan bebatuan yang besar (J27/E84).
KBB, BBO Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) mengadakan Lomba Cerdas Cermat dan Pertunjukan Masyarakat Seni Tari dan Nada (Permata Sanda) melalui Dinas Keluarga Sejahtera (KS) di aula Pemerintahan Daerah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB) Jl. Raya Batujajar KM 3,8 KBB. Lomba ini merupakan kali kedua yang diadakan oleh BPPK. Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Ketua Panitia lomba Hj. Siti Kurniasi, S.Pd, M. MPd menjelaskan acara ini diadakan Hari Kamis 29/7 mulai pukul 9 pagi sampai selesai dan dibuka oleh Ibu Bupati KBB Hj. Elin Abubakar. “Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kreativitas kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan kader Bina Keluarga Remaja (BKR) dan menjaga semangat para kader dalam melaksanakan tugasnya,” kata Siti.Lomba Cerdas Cermat diikuti oleh 15 Kecamatan KBB yang terdiri dari Kec. Lembang, Kec. Parongpong, Kec. Cisarua, Kec. Ngamprah, Kec. Cikalong Wetan, Kec. Cipendeuy, Kec. Ciputat, Kec. Padalarang, Kec. Batujajar, Kec. Cihamplas, Kec. Cililin, Kec. Cipongkor, Kec. Sindang Kerta, Kec. Rongga dan Kec. Gunung Halu sedangkan Permata Sanda diikuti oleh 5 Kecamatan yaitu Kec. Lembang, Kec. Cisarua,Kec. Parongrong, Kec. Batujajar dan Kec. Padalarang. Menurut Ketua Seksi Acara Didit Juara I Cerdas Cermat akan menjadi perwakilan KKB di Tingkat Propinsi di Kota Bekasi pada 4/10, sedangkan Juara I Permata Sanda akan direkam dan menjadi perwakilan KKB di Tingkat Propinsi. “Perlombaan ini menggunakan sistem gugur dan keputusaan dewan juri tidak bisa diganggu gugat. Dewan juri terdiri dari 4 orang yaitu Pos KB, PKK, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Menurut Ibu Bupati KBB dalam pidatonya dengan adanya lomba ini diharapkan lomba PKK dan Program Keluarga Berencana (KB) bisa terintegrasi lagi sehingga perwujudan masyarakat KBB cemat lebih cepat tercapai (J27/E84).
Komite Percepatan Benbangunan Kabupaten Bandung Barat disingkat (KPPKBB) didirikan oleh para tokoh pemekaran pembentukan Kabupaten Bandung Barat yang pernah tergabung dalam Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB). KPPKBB didirikan tiga bulan setelah lahirnya Undang-Undang No 12 Tahun 2007 Tetang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat Menjadi Daerah Otonom di Provinsi Jawa Barat, yaitu pada tanggal 7 April tahun 2007 dengan akta notaris Muliaty SH.
Halaman 1 dari 129